Such a New Experience through 'Siklus 4' , We Really Down to Earth

 

 

Sabtu, 24 Agustus tepatnya hari ke 28 pelaksanaan KKN oleh kelompok 394. Para mahasiswa dan mahasiswi mengawali hari mereka dengan menepati janji dengan bapak ketua RT 1, yakni melakukan survei ke lahan milik bapak ketua RT 1 yang akan dijadikan tempat pembuangan akhir. Sebelum berangkat pun para anggota sudah menyiapkan bekal nasi liwet untuk dimakan bersama di lahan tersebut. Sebuah perjalanan panjang yang harus ditempuh dan tentu saja akan menjadi pengalaman baru bagi para mahasiswa dan mahasiswi KKN 394. 

Di pagi itu, para mahasiswa dan mahasiswi bersama bapak RT 1 pun bergegas menuju ke lokasi tujuan dengan menggunakan mobil pick up. Ketika sampai di lokasi, para anggota KKN 394 pun merasa sangat berkesan karena bisa mengunjungi kawasan pedesaan yang benar-benar full dengan lahan kosong dan tanpa rumah sama sekali. Kata bapak RT 1, wilayah tersebut merupakan wilayah bekas sungasi yang kemudian mengering dan menjadi tempat pembuangan sampah yang tidak terurus. Banyak dari warga yang bukan warga desa setempat selalu datang tanpa izin untuk membuang sampah di lahan tersebut, baik warga yang jalan kaki maupun yang sekedar lewat menggunakan kenderaan kemudian membuang beraneka macam sampah di lahan tersebut. Oleh karena itu, bapak RT 1 memikirkan solusi yang kemudian menjadi perencanaan pembuatan TPA di lahan tersebut.



Bapak RT 1 pun mempersilahkan beberapa perwakilan dari mahasiswa yang ingin melihat secara langsung lahan tersebut. Namun, karena lahan tersebut terletak di bawah dari jalan raya dan harus turun seperti menuruni jurang, maka yang ikut melihat secara dekat dan detail hanya 2 orang saja. Lahan tersebut sangat luas dan sangat bagus jika nanti bisa menjadi tempat pembuangan akhir semua sampah desa. Selain sekedar melihat dan meninjau, dua mahasiswa perwakilan yakni saudara Ruben dan saudara Fajri pun ikut mengukur lahan tersebut sebagai data perencanaan dan bahan laporan artikel KKN.  

Setelah melakukan peninjauan dan pengukuran lahan, para anggota 394 pun mengajak bapak ketua RT untuk makan liwet bersama, namun tidak disangka-sangka bapak RT pun ikut menyediakan hidangan kelapa segar yang baru dipetik dari pohon. Bapak ketua RT 1 yang secara langsung memanjat pohon kelapa dan memetik buah kelapa segar sebanyak lebih dari 15 buah. "Saya sangat senang bisa berbagi dengan adik-adik sekalian, manfaatkan momen ini sebagai momen yang berharga, karena kalian KKN hanya sekali seumur hidup, saya pun sangat senang bisa memiliki momen-momen berharga bersama adik-adik sekalian." Ujar bapak Habib. 





Comments

Popular posts from this blog

Some Good Things to Start the First Day of August Through KKN Sisdamas UIN Sunan Gunung Djati Bandung by Team 394

Day 3, what happened on Team 394 KKN SISDAMAS UIN Sunan Gunung Djati Bandung 2024 at Sindangsari?