Day 20 of KKN SISDAMAS by Team 394, What Kind of Activities?
Jum'at, 16 Agustus 2024, tepatnya di hari ke-20 pelaksanaan KKN SISDAMAS oleh kelompok 394. Para mahasiswa dan mahasiswi kembali melaksanakan kegiatan di bidang pendidikan, setelah 4 hari belakangan disibukkan dengan kegiatan siklus 2&3. Meskipun KKN SISDAMAS titik fokusnya tetaplah pada masyarakat secara luas, namun kelompok 394 tetap tidak melupakan bidang terpenting yang jangka manfaatnya tidak pernah lekang oleh waktu, yaitu bidang pendidikan. Meskipun masih merancang bagaimana kelanjutan siklus 2&3 dan pelaksanaannya di siklus 4, namun kelompok 394 menyempatkan waktu untuk tetap belajar dan eksplor bersama para siswa dan siswi di SDN Sukamaju.
Di hari jumat yang cukup cerah tersebut para mahasiswa dan mahasiswi kelompok 394 berbagi giliran di beberapa kelas termasuk di kelas 4. Diantara mahasiswa dan mahasiswi yang mendapat giliran di kelas 4 yakni saudari Indriani Assyafei Nurillahi, saudari Nur Oktaviani Eda, saudari Zhafirah Nidyastuti, saudara Lazuardy Azra, dan saudara Faiz Nurrahman. Dalam hal ini, pada awalnya saudari Nur Oktaviani Eda bertanya kepada guru kelas 4, anak-anak kelas 4 sudah masuk ke materi yang mana dan mata pelajaran apa, ibu wali kelas pun menjawab bahwa anak-anak sudah sampai ke materi TEMATIK dan di halaman 49. Para mahasiswa dan mahasiswi pun melanjutkan pembelajaran dengan menghimbau para siswa dan siswi untuk membuka halaman selanjutnya yaitu halaman 50. Halaman ini berisikan tentang wacana untuk dibaca dan difahami oleh para siswa dan siswi kemudian ada evaluasi khusus. Para mahasiswa dan mahasiswi pun secara bergantian mengevaluasi para siswa dan siswi. Hasil evaluasi itu pun dijadikan sebagai bahan evaluasi tersendiri bagi para mahasiswa dan mahasiswi terhadap hasil laporan KKN mereka nanti.
Di malam hari, para mahasiswa dan mahasiswi kelompok 394 pun melanjutkan kegiatan mereka dengan berkonsep semi formal. Kegiatan rapat ini bertujuan untuk sedikit refreshing sekaligus membahas persiapan pelaksanaan kegiatan 17 agustus. Dengan konsep semi formal tersebut membuat para mahasiswa dan mahasiswi lebih idealis dan bisa memikirkan konsep yang lebih fresh untuk kegiatan 17 Agustus-an beberapa hari ke depan. Dengan ditemani kopi serta cemilan, para anggota pun mulai mengkonsepkan ide mereka serta mengutarakan masing-masing kekreatifan untuk acara tersebut.
Para anggota pun mulai mendiskusikan persiapan di bagian kostum, lomba 17 Agustus-an yang cocok, panitia penanggung jawab masing-masing lomba dan bagaimana konsep keikutsertaan mereka dalam lomba yang dilaksanakan oleh masyarakat. Satu per-satu konsep dan ide pun mulai menemui titik terang lalu difiksasi oleh para anggota. Dalam hal ini para anggota mengkonsepkan 2 orang siswa dari SDN Sukamaju yang akan menjadi pemakai kostum Gatot Kaca dan Baju Adat Dayak yang akan dibuat dari barang bekas oleh para anggota kelompok 394. Hal ini tentu sangat membutuhkan kekreatifan yang kompleks, maka dari itu para anggota pun ketika sepakat untuk menyanggupi, mereka berharap kostumnya akan selesai tepat waktu & tidak ada kendala dalam pelaksanaan lomba-lomba serta karnaval 17 Agustus-an tersebut. Pulang dengan membawa sejumlah konsep & ide, para anggota pun istirahat dan bersiap untuk hari yang panjang di esok hari.


Comments
Post a Comment