Day-11 of KKN, what happened on team 394?




 

Rabu, 7 Agustus 2024, tepatnya hari ke-11 pelaksanaan KKN SISDAMAS oleh kelompok 394, para mahasiswa dan mahasiswi mengawali kegiatan mereka dengan berdiskusi mengenai identifikasi masalah, pemetaan sosial, serta pengorganisasian masyarakat. Dalam hal ini, seluruh anggota berkumpul dan bertukar pikiran mengenai rencana apa saja yang akan dilakukan berdasarkan pedoman siklus kedua dari KKN SISDAMAS. Opini dari masing-masing anggota pun disampaikan, yang menghasilkan berbagai macam hal yang perlu untuk didiskusikan bersama.


Para mahasiswa dan mahasiswi pun masing-masing membaca hasil tulisan di sticky note berupa masalah dan harapan dari para warga mengusulkan apa saja yang harus direncanakan sebagai proker lanjutan baik untuk siklus 1, 2, dan 3. Adapun hal-hal yang ditemukan di siklus tersebut yakni permasalahan berupa UMKM warga yang kurang target pasarnya, masalah warga yang kurang peka terhadap bahaya sampah non-organik karena masih banyak yang membuang sampah non-organik secara sembarangan, permasalahan warga yang ingin membuat usaha tapi minim modal, anak muda yang kurang termotivasi terhadap kerja, lapangan kerja yang kurang memadai, masalah perairan, masalah bansos yang kurang merata, dan lain-lain. 


Selanjutnya, para mahasiswa dan mahasiswi pun mendiskusikan kira-kira program kerja apa saja yang tepat untuk dilaksanakan sebagai wujud pengabdian dan pemberdayaan masyarakat desa sindangsari dusun 1. Ada yang mengusulkan soal sosialisasi mengenai cara menggunakan online shop, sosialisasi untuk membangun kesadaran tentang bahaya sampah non-organik, pembuatan pojok baca, program pipanisasi, dan lain-lain. Para mahasiswa dan mahasiswi kelompok 394 pun menyetujui hal tersebut lalu merundingkan kira-kira program tersebut bisa sanggup dijalani dan dilaksanakan oleh para mahasiswa dan mahasiswi atau tidak.



Di sore hari, para mahasiswa dan mahasiswi melakukan kegiatan desain gapura untuk persiapan pelaksanaan acara 17 agustus di desa sindangsari. Dalam hal ini, mereka melakukan beberapa kegiatan yaitu mendekorasi gambar bendera merah putih, tulisan 79 sebagai tanda Indonesia akan berusia 79 tahun, tulisan “Dirgahayu Republik Indonesia” dan dekorasi-dekorasi lainnya. Para mahasiswa dan mahasiswi mengaku sedikit lelah karena melakukan kegiatan yang lunayan berat dan menyangkut kegiatan pertukangan. Namun, dalam hal ini mereka bersyukur bisa meninggalkan jejak yang sangat berkesan kepada warga desa sindangsari. 



Comments

Popular posts from this blog

Such a New Experience through 'Siklus 4' , We Really Down to Earth

Some Good Things to Start the First Day of August Through KKN Sisdamas UIN Sunan Gunung Djati Bandung by Team 394

Day 3, what happened on Team 394 KKN SISDAMAS UIN Sunan Gunung Djati Bandung 2024 at Sindangsari?