Innovative Weekend during the 7th Day of KKN, Why Not?
[Sabtu, 3 Agustus 2024], hari ketujuh pelaksanaan KKN, kelompok 394 kembali melakukan bersih-bersih di area dalam posko maupun sekitar posko setelah melakukan jumat bersih di hari kemarin yang diarahkan oleh ibu ketua RT setempat. Kegiatan bersih-bersih di sabtu ini dalam rangka agar posko lebih bersih dan bisa lebih nyaman untuk dijadikan tempat diskusi serta kegiatan bermanfaat lainnya oleh para anggota KKN. Untuk petugas yang membersihkan masing-masing area pun sudah ditentukan agar setiap anggota memiliki perannya serta memegang tanggung jawab untuk kebersihan setiap area bagian tersebut. Kegiatan ini pun berlangsung dengan cukup efektif.
Setelah menyelesaikan kegiatan bersih-bersih, kelompok 394 melakukan sedikit inovasi dalam siklus satu KKN SISDAMAS ini, yakni sebuah program yang bertujuan untuk mempererat silaturahmi dengan kelompok 395 dan 396 dengan berkumpul dan mengunjungi salah satu wisata alam yang ada di sekitar wilayah sasaran KKN Sisdamas kelompok 394. Secara general, kegiatan ini mungkin terlihat seperti kegiatan semi liburan, yang lebih dikenal dengan istilah self reward atau healing, namun sebenarnya sebagai generasi Z yang kaya akan inovasi dan ide-ide kritis, hal-hal sederhana seperti ini justru bisa menjadi hal-hal kompleks yang dapat bermanfaat bagi banyak pihak. Selain itu, kunjungan ke salah satu wisata alam tersebut bisa bermanfaat guna memperkenalkan keberadaan mahasiswa dan mahasiswi KKN di lingkup wilayah yang lebih luas. Walaupun setiap kelompok KKN tersebut memiliki wilayah kerjanya masing-masing, tapi bukan menjadi suatu batasan yang paten untuk mengunjungi wilayah lainnya, agar mencakup lingkungan masyarakat yang lebih luas dan menambah eksplorasi, sebagaimana melakukan tri dharma perguruan tinggi "Pengabdian kepada masyarakat."
Di malam hari, beberapa dari mahasiswa-mahasiswi KKN berpartisipasi dalam rapat warga di lingkungan RT 4 RW 1. Dalam rapat ini, para mahasiswa dan mahasiswi mendengarkan keluh kesah para warga serta menyimak permasalahan yang terjadi di lingkungan setempat. Hal wajib di setiap interaksi dengan masyarakat pun dilakukan, yakni memperkenalkan diri sebagai bagian dari mahasiswa dan mahasiswi yang akan mengabdi untuk lingkungan desa sindangsari RT 4 RW 1. Tidak hanya itu, dalam rapat warga tersebut juga terdapat pembahasan mengenai rangkaian acara yang akan dilakukan di tanggal 17 Agustus nanti, yang akan dilaksanakan di wilayah setempat.
Kegiatan KKN SISDAMAS pada intinya berbasis pada pemberdayaan masyarakat dan bergerak berdasarkan aspirasi dan kebutuhan rakyat, namun dalam hal ini UIN Sunan Gunung Djati Bandung juga menghimbau kepada para peserta KKN agar dapat menciptakan inovasi baru yang menjadi ciri khas maupun keunikan tersendiri dari masing-masing kelompok, maka dari itu perlu untuk didiskusikan kembali keunikan dan inovasi apa yang seharusnya bisa dilakukan oleh para peserta KKN. Dalam hal ini, kelompok 394 kembali mendiskusikan hal-hal apa saja yang akan menjadi program kerja inti maupun inovasi baru dari program kerja tersebut melalui rapat rutinan di malam hari. Seluruh anggota berharap semoga pekan pertama yang cukup padat dan penuh dengan hal-hal baru ini bisa menjadikan program KKN yang dijalani lebih efektif dan lebih bermanfaat bagi pihak mahasiswa dan mahasiswi sendiri maupun bagi warga wilayah setempat, hingga institusi penyelenggara, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.




Comments
Post a Comment