The Activities of Team 394 on The 17th Day of KKN on Sindangsari
Selasa, 13 Agustus 2024, tepatnya hari ke 17 pelaksanaan KKN SISDAMAS oleh kelompok 394. Dikarenakan selasa ini merupakan sebuah hari setelah hari panjang yang cukup melelahkan setelah hari pelaksanaan siklus 2 dan 3 di hari yang sama yaitu hari senin, para anggota kelompok 394 meminimalisir kegiatan di hari selasa ini. Yang seharusnya hari ini jadwal untuk mengajar di SDN Sukamaju, namun ditunda terlebih dahulu karena kondisi fisik dari semua anggota yang masih kurang fit. Para anggota pun memanfaatkan paruh pertama dari hari selasa tersebut dengan beristirahat dan melanjutkan kegiatan lainnya di sore hari.
Di sore hari, para mahasiswi melanjutkan agenda mereka dengan menghadiri pengajian rutinan di musholla bersama ibu-ibu warga setempat. Di pengajian kali ini, semua mahasiswi ikut serta setelah pekan sebelumnya dijadwalkan masing-masing 3 orang perhari. Kedatangan dari para mahasiswi pun disambut hangat oleh ibu-ibu peserta pengajian. Ibu-ibu tersebut merasa sangat senang dan excited berkat kedatangan para mahasiswi KKN.
Dari sudut pandang para mahasiswi, yaitu saudari Indriani Assyafei Nurillahi, Nur Oktaviani Eda, Nurul Zahra Al-Munawwarah, Tarisa Laelatul Wahidah, Yualinta Faza Aulia, dan Zhafirah Nidyastuti Hidayat, mengaku bahwa sangat terhormat juga karena bisa ikut serta dalam lingkaran ibu-ibu wilayah setempat. Ini merupakan kegiatan keagamaan yang dapat meningkatkan rasa persaudaraan sesama Akhwat Fillah, juga dapat men-charge kembali keimanan dari siapapun yang mengikuti pengajian tersebut. Dalam hal ini, pengajian ibu-ibu tersebut terdiri dari beberapa step. Diantaranya yang pertama yaitu dzikir, dilanjutkan dengan shalawat lalu tawassul, do'a dan salam-salaman sesama anggota pengajian. Tahap-tahap inipun diikuti oleh semua mahasiswi kelompok 394 maupun ibu-ibu anggota pengajian sore itu.
Mahasiswa dan mahasiswi Universitas Islam Negeri memanglah sangat identik dengan kegiatan keagamaan namun juga tidak melupakan kegiatan di bidang lainnya. Dalam hal ini, para anggota kelompok 394 berusaha untuk menyeimbangkan kedua hal tersebut tanpa berat salah satunya. Sudah sepatutnya untuk menyeimbangkan antara urusan duniawi dan ukhrawi, dengan porsi yang seimbang. "Kita boleh KKN di desa manapun, menjalankan proker duniawi, namun tidak bisa melupakan ciri khas kita sebagai mahasiswa dan mahasiswi UIN, yaitu yang sangat antusias terhadap kegiatan keagamaan apapun, karena bekal dan pemahaman kita seharusnya sudah lebih banyak daripada mahasiswa dan mahasiswi di perguruan tinggi umum." Ujar beberapa dari mahasiswa dan mahasiswi kelompok 394.

Comments
Post a Comment